Pemerintah Perlu Kembangkan Transportasi Massal Berbasis Rel

21-09-2020 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel saat perjalanan Jakarta-Bandung di atas KA Parahyangan dalam rangka kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT Kereta Api Indonesia (KAI), Sabtu (19/9/2020). Foto : Rifky/Man

 

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mendorong pemerintah dan jajaran pihak terkait untuk berkomitmen kuat menjadikan transportasi massal berbasis rel sebagai primadona infrastruktur pengangkutan penumpang, kargo, dan barang yang strategis. Transportasi massal berbasis rel ini mendesak dilaksanakan di tengah tuntutan adanya transportasi pengangkutan penumpang yang cepat dan tinggi, serta transportasi yang berasaskan efisiensi biaya logistik dan hemat anggaran perawatan.

 

Demikian disampaikan Gobel dalam perjalanan Jakarta-Bandung di atas KA Parahyangan dalam rangka kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT Kereta Api Indonesia (KAI), Sabtu (19/9/2020). Ia menilai, pemerintah harus hadir membantu PT KAI dalam mewujudkan transportasi massal berbasis rel.

 

“Pemerintah tidak bisa membiarkan PT KAI sendirian melakukan pemeliharaan infrastruktur yang relatif tua, restorasi stasiun dan aset yang luar biasa besar menjadi baik. Serta, pengadaan investasi baru untuk angkutan massal berbasis rel modern. Pemerintah harus mengambil momentum di era pandemi saat ini dengan perbaikan menyeluruh PT KAI," ujar Gobel. 

 

Di sisi lain, politisi Fraksi NasDem ini mengungkapkan, pihaknya juga ingin mengetahui sejauh mana efektivitas rencana pemerintah untuk memberikan tambahan Penanaman Modal Negara (PMN) sebesar Rp 3,6 triliun membantu PT KAI menghadapi beban krisis ekonomi akibat dampak dari pandemi Covid-19. 

 

Meski sudah ada komitmen bersama, namun keberadaan dan penguatan transportasi bebasis rel harus terus dihadirkan kembali sebagai infrastruktur vital. Menurut Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) ini, kemajuan transportasi berbasis rel merupakan indikator kemajuan pembangunan suatu negara. 

 

“Negara maju dan industri dunia selalu bertumpu pada kemajuan angkutan massal dan barang berbasis rel, seperti Jepang, China, dan Eropa. Manfaat strategisnya sangat banyak, karena daya tarik yang luar biasa besar dan ekonomis dibandingkan moda angkutan lain. Pembiayaan perawatan murah dan lebih efisien hemat biaya negara," pungkas Gobel. (pun/es)

BERITA TERKAIT
Tangki Kilang Cilacap Terbakar, Puan Maharani: Segera Audit Sistem Pengamanan Kilang Pertamina
15-11-2021 / PIMPINAN
Prihatin dengan insiden terbakarnya tangka kilang di Cilacap pada Minggu (14/11/2021) lalu, Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani meminta...
Tutup Piala KBPP Polri, Puan Harap Lahir Bibit Atlet Pesepak Bola
14-11-2021 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menutup turnamen sepakbola Piala Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri usia dini yang...
Rachmat Gobel: Pemda Harus Cari Solusi Atasi Banjir Gorontalo
13-11-2021 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel meminta Pemerintah Daerah Gorontalo harus cepat turun tangan menyelesaikan masalah banjir yang terjadi di...
Panen Padi di Banyuwangi, Puan Dorong Pertanian Dijadikan Agrowisata
12-11-2021 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur dengan turut serta memanen padi...